TANJUNG KELAYANG | Kawasan geostrategis yang terletak di antara Indonesia dan negara-negara ASEAN
·
Provinsi
Kepulauan
Bangka Belitung
·
Kabupaten
Kabupaten
Belitung
·
Luas Kawasan Ekonomi Khusus
±
324 Ha
·
Bandara Hanandjoeddin
±
30 menit
27 km dari Kota Tanjung Pandan
Tiga tahun setelah pantai
Tanjung Kelayang ditetapkan sebagai destinasi pariwisata prioritas, kemudian
ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata geostrategis pada
tahun 2019.
Nama
Pantai Tanjung Kelayang diambil dari salah satu nama burung yang ada di pantai
ini. Dikarenakan di kawasan pantai ini terdapat burung-burung kelayang yang
berterbangan.
Selain
itu terdapat beberapa batu granit raksasa yang bertebaran berbentuk kepala
burung garuda.
Konon,
batu-batu granit yang tersebar di sepanjang Pantai Tanjung Kelayang berasal
sejak zaman megalitikum. Sekalipun terkena deburan ombak, batu granit itu tetap
berada di posisi awal dan tidak pernah berubah.
Ada
banyak pilihan objek wisata unggulan di Pantai Tanjung Kelayang yaitu Island
Hopping, kegiatan menjelajahi pulau di sekitar Tanjung Kelayang. Untuk menikmatinya,
pengunjung dapat mempersiapkan uang sekitar Rp450.000 untuk menyewa per satu
perahu yang bisa dinaiki hingga 12 orang.
Tanjung
Kelayang Indah Bukan Kepalang
·
Pantai Tanjung Pendam
Tempat
terbaik menyaksikan matahari terbenam
·
Pantai Tanjung Kelayang
Pantainya
luas serta tekstur pasir halus, gradasi air laut indah berwarna bening
kehijauan
·
Pantai Tanjung Tinggi
Latar
film
Laskar Pelangi, berisi batu-batu besar yang menjulang tinggi di sekitar pantai
·
Pulau Lengkuas
Menjadi
titik island hopping, terdapat menara 18 lantai yang dibangun pada zaman
Belanda
·
Pulau Babi
Pulau
yang masih sangat murni dan bersih, tak banyak pengunjung di sini.
·
Desa Nelayan Tanjung Binga
Kampung
penghasil ikan asin terbesar di Belitung
·
Pulau Batu Berlayar
Terdiri
dari pasir putih dan gugusan batu granit raksasa
Fakta
Menarik
-
Sebaran batuan granit berumur
65 – 200 juta tahun
-
Latar produksi film terkenal "Laskar
Pelangi" tahun 2015
-
Terdapat bongkahan batuan
granit yang menyerupai bentuk kepala burung Garuda
- Kawasan geostrategis karena letaknya berada di antara Indonesia dan negara-negara ASEAN
Sumber:
Indonesiabaik.id.
2021. "Wisata #DiIndonesiaAja." Vers. 1. Edited by Edy Pang. Direktorat
Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan
Informatika. Accessed May 18, 2021.
https://indonesiabaik.id/ebook/wisata-diindonesiaaja.

Comments
Post a Comment